ORANG YANG MENATAP BALIK Kipas di kamar Ibu mati sejak semalam. Kata Ibu, semua cara sudah dicoba: ganti stopkontak, goyang-goyang kabel, sampai menepuk badan kipas dua kali seperti membangunkan orang yang pura-pura tidur. Pagi itu kipasnya sudah tergeletak di meja makan dengan kabel melilit di badan. Ibu menyodorkannya kepadaku sebelum rotiku habis. “Bawa ke Pak Hadi.” Aku berhenti mengunyah. “Ke Pak Hadi?” “Siapa lagi yang dekat? Kemarin Bu Isah juga ngasih setrikanya ke sana. Katanya sepuluh menit jadi.” Bu Isah yang belum lama ini bilang jangan terlalu sering ke sana. Aku tidak menyebut itu. “Kenapa? Kamu ada urusan sama Pak Hadi?” “Enggak.” “Ya sudah. Bawa.” Kipasnya ternyata lebih berat dari kelihatannya. Baling-balingnya terus menyodok daguku setiap kali aku melewati lubang jalan. Pintu bengkel terbuka seperti biasa. Dari jalan, kelihatan Pak Hadi duduk di bangku pendek menghadap meja kerja, kacamatanya melorot ke ujung hidung, solder di tangan kanan. Di bangku plastik dek...
Menyeberangi Aliran Air atau Sungai yang Sedang Surut: Tafsir Mimpi dari Berbagai Pendekatan Pendahuluan Mimpi adalah fenomena yang menarik dan misterius, memancing rasa ingin tahu banyak orang sepanjang sejarah. Mereka sering kali dipandang sebagai cerminan dari pikiran bawah sadar kita, memberikan wawasan tentang emosi, ketakutan, dan harapan kita yang terdalam. Salah satu mimpi yang sering dialami adalah menyeberangi aliran air atau sungai. Ketika sungai tersebut sedang surut, mimpi ini bisa memiliki berbagai makna tergantung pada sudut pandang yang digunakan untuk menafsirkannya. Artikel ini akan mengeksplorasi mimpi tersebut dari beberapa pendekatan berbeda, termasuk psikologis, budaya, agama, dan ilmiah. Pendekatan Psikologis Sigmund Freud: Keinginan Bawah Sadar Sigmund Freud, seorang tokoh terkemuka dalam psikologi, percaya bahwa mimpi adalah jendela ke alam bawah sadar kita. Menurut Freud, mimpi mencerminkan keinginan dan konflik tersembunyi yang tidak disadari saat...